Mempunyai uang sedikit untuk modal usaha atau bisnis tidak akan membuat keinginan berbisnis itu akan hilang sebab banyak sekali bidang usaha atau bisnis yang dapat dilakukan tanpa harus mengeluarkan banyak modal. Contohnya saja bisnis rumahan, bisnis rumahan atau usaha rumahan itu tidak selalu harus dikelola seharian penuh sebab bisa dikerjakan kalau tidak sedang bekerja. Jadi waktu sedang senggang bisa mulai menjalankan bisnis tersebut, salah satu bisnis yang jelas menjanjikan adalah ternak ikan. Banyak yang masih menyepelekan ternak ikan ini sebab dirasa tidak besar keuntungannya padahal itu salah sebab ternak ikan bisa besar sekali keuntungannya.

Jenis Ikan Yang Mudah Untuk Diternak

Kalau mau ternak ikan pasti yang akan dilakukan dulu adalah membuat tempat untuk ternak ikan alias kolam. Untuk kolamnya itu harus yang permanen sebab kalau bawah kolam itu masih tanah atau pinggir kolam masih tanah pasti akan mudah hilang ikan yang diternak. Selain itu jangan lupa juga perhatikan kedalaman kolam dan juga luas kolamnya. Sebab kalau sampai luas kolamnya tidak sesuai akan bisa menyebabkan ikan tidak cepat berkembang dan juga bisa mengakibatkan kematian. Selain kolam ada juga yang harus diperhatikan yaitu jenis ikan yang akan diternak atau budidaya, ikan jelas jenisnya ada banyak dan ada juga yang tidak mudah diternakkan. Untuk yang jelas mudah diternakkan itu ada di bawah ini.

  • Ikan Lele

Ikan lele jelas tidak asing lagi karena ikan inilah yang sering dikonsumsi masyarakat di Indonesia, ikan lele itu banyak yang suka karena ikan lele itu gizinya banyak dan penuh protein juga. Untuk harganya juga cukup murah satu kg itu hanya 27 ribu saja makanya  banyak yang suka. Selain cukup diminati lele ini juga mudah sekali diternak, untuk cara menernakkan lele ini mudah saja tinggal sediakan saja kolam yang tidak terlalu dalam. Setelah itu tinggal tabur benih lelenya saja, asalkan memberi makannya teratur dalam waktu tiga bulan saja sudah bisa panen.

  • Ikan Mujaer

Ikan mujaer seperti ikan lele karena banyak yang suka juga tetapi ikan ini harganya lebih mahal dari pada lele karena daging ikan ini lebih manis dan lebih  banyak. Kalau lele 27 ribu per kg maka ikan mujaer ini 30 ribu per kg, dengan harga yang cukup mahal ini tidak membuat ternak mujaer itu sulit karena lebih mudah dibandingkan lele. Kalau ternak mujaer itu untungnya tidak hanya waktu menjualnya saja tetapi untung juga karena mujaer itu mudah sekali dikembangbiakkan. Jadi kalau sudah waktunya panen pasti akan banyak mujaer yang kecil-kecil jadi tidak perlu lagi beli bibit karena sudah ada anakan mujaer.

  • Ikan Gabus

Ikan gabus mungkin masih jarang terdengar sebab ikan ini aslinya bukan ikan ternak karena hidup di alam liar tetapi ikan ini mulai diternakkan karena ikan gabus itu manfaatnya banyak sekali. Selain bergizi juga bisa membuat penyembuhan luka itu makin cepat kalau makan ikan gabus ini. Karena manfaatnya yang banyak membuat ikan ini mahal harganya, kalau dibandingkan mujaer harganya itu bisa sampai dua kali  lipat. Jadi kalau mujaer itu 30 ribu maka gabus itu sampai 60 ribu, dengan harga yang mahal ini cocok sekali untuk coba ternak bagus ini.

  • Ikan Gurameh

Ikan gurameh bisa dikatakan sebagai rajanya ikan karena ikan inilah yang paling mahal harganya, kalau membeli ikan gurameh satu kg harus mengeluarkan uang sampai 70 ribu. Karena harganya yang mahal inilah yang membuat ikan gurameh itu menjadi ikan primadona dan kalau mau makan ikan ini biasanya hanya di acara besar saja. Harga ikan ini sampai mahal karena untuk ternak ikan gurameh itu tidaklah mudah, kadang kalau ternak seringnya itu gagal. Untuk bisa sukses ternak gurameh ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti suhu air dan juga kedalaman kolam.

Cara Meraih Keuntungan Dari Ternak Ikan

Keuntungan yang diperoleh dari bisnis ternak ikan itu bukan waktu menjual ikan yang siap konsumsi saja tetapi bisa juga menjual bibit ikannya saja. Cara ini lebih disarankan dilakukan sebab kalau menunggu sampai ikan sudah layak untuk dikonsumsi itu terlalu lama dan terlalu banyak juga biaya yang dikeluarkan juga. Lebih baik menjualnya waktu kecil saja sebab waktunya tidak terlalu lama dan untuk harganya juga masih cukup mahal. Misalnya kalau ternak mujaer itu sampai bisa menikmati hasilnya itu 3 sampai 4 bulan, dalam kurun waktu 3 bulan itu mujaer sudah bisa beranak sampai 2 kali. Jadi sudah bisa menjual anakan mujaer sampai dua kali, setelah mujaer sudah cukup besar barulah dijual jadi selain menjual anakan juga bisa menjual indukannya juga.